Wallstreet Jatuh Lebih dari 1% Seiring Imbal Hasil Treasury AS yang Bertahan Menguat

Analis PT. First State Futures Published 2023-09-27

Indeks utama Wall Street mengalami penurunan lebih dari 1% pada perdagangan hari Selasa karena imbal hasil Treasury 10-tahun tetap tinggi, memicu kekhawatiran investor terkait suku bunga jangka panjang dan dampak ekonomi. Dow mengalami penurunan terbesar sejak Maret, dan ketiga indeks utama mencapai level penutupan terendah dalam tiga bulan.

Kekhawatiran semakin meningkat akibat kemungkinan penutupan sebagian pemerintah AS pada akhir pekan, yang dapat merugikan kredit negara menurut Moody's. Imbal hasil Treasury 10-tahun mencapai level tertinggi dalam 16 tahun setelah Federal Reserve mengisyaratkan kebijakan suku bunga yang hawkish.

Dalam perdagangan Selasa semalam, Dow Jones Industrial Average turun 388,00 poin (1,14%) menjadi 33.618,88, S&P 500 turun 63,91 poin (1,47%) menjadi 4.273,53, dan Nasdaq Composite turun 207,71 poin (1,57%) menjadi 13.063,61.

Seluruh 11 sektor S&P 500 mengalami penurunan, terutama sektor teknologi dan kelompok utilitas serta real estate yang sensitif terhadap suku bunga. Indeks volatilitas CBOE, yang mencerminkan kecemasan di Wall Street, mencapai level tertinggi sejak 25 Mei.

Saham-saham megacap, yang telah mendorong kenaikan indeks sepanjang tahun, juga mengalami penurunan. Saham Amazon.com turun 4% karena menghadapi gugatan antimonopoli dari Komisi Perdagangan Federal AS.

Para investor akan memantau indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi pada hari Jumat untuk mendapatkan gambaran tentang inflasi. Data lain yang akan dirilis termasuk barang tahan lama, produk domestik bruto kuartal kedua, dan pernyataan dari para pembuat kebijakan Federal Reserve seperti Ketua Jerome Powell.

Volume perdagangan mencapai sekitar 10,2 miliar saham di bursa AS, sejalan dengan rata-rata harian selama 20 sesi terakhir.




Sumber : reuters.com


Informasi Lainnya

Peringatan! terhadap segala bentuk sesuatu yang mengatas namakan PT. First State Futures !. Kami tidak pernah menjanjikan fix income (keuntungan pasti) dalam bentuk apapun serta tidak memiliki layanan titip dana atau sejenisnya, selengkapnya