S&P500 Melemah Pasca Laporan Earning yang Mixed

Analis PT. First State Futures Published 2023-01-25

S&P 500 berakhir lebih rendah pada penutupan perdagangan hari Selasa ditengah sesi beargamnya laporan pendapatan beberapa emiten serta terjadinya kendala teknis pada saat bel pembukaan market.

Sejumlah saham yang terdaftar di NYSE dihentikan perdagangannya di puncak sesi karena adanya kerusakan teknis, sehingga menyebabkan kebingungan terhadap harga awal pembukaan dan mendorong penyelidikan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Lebih dari 80 saham terpengaruh oleh kesalahan tersebut.

Musim pendapatan kuartal keempat berjalan lancar, dengan 72 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan pendapatanya. Dari jumlah tersebut, 65% telah mengalahkan konsensus, menurut data dari Refinitiv.

Secara agregat, analis saat ini memperkirakan pendapatan S&P 500 berada 2,9% di bawah kuartal tahun lalu, turun dari penurunan tahun-ke-tahun sebesar 1,6% yang terlihat pada 1 Januari, menurut data dari Refinitiv.

Dow Jones Industrial Average naik 104,4 poin, atau 0,31%, menjadi 33.733,96, S&P 500 kehilangan 2,86 poin, atau 0,07%, menjadi 4.016,95 dan begitu juga dengan Nasdaq Composite yang turun 30,14 poin, atau 0,27% menjadi 11.334,27.

Di antara 11 sektor utama di S&P 500, sektor industri memimpin perolehan persentase kenaikan tertinggi, sementara layanan komunikasi mengalami kerugian terbesar.

Pada pukul 10:40 WIB, Dow Jones Futures , S&P 500 Futures dan Nasdaq 100 Futures diperdagangkan dalam kisaran 0,3%.

Saham Alphabet (NASDAQ: GOOGL) Inc merosot 2,1% setelah Departemen Kehakiman mengajukan gugatan terhadap Google karena menyalahgunakan dominasinya dalam bisnis periklanan digital.

Konglomerat industri 3M Co dan General Electric (NYSE: GE) Co sama-sama memberikan panduan pendapatan ke depan yang kurang memuaskan karena hambatan inflasi. Saham 3M turun 6,2% sementara saham General Electric naik 1,2%.

Microsoft (NASDAQ: MSFT) naik lebih dari 4% dalam perdagangan after hours setelah nyaris miss dari  estimasi pendapatan kuartalnya.

Volume transaksi di bursa AS semalam adalah sebesar 10,58 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 10,61 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.




Sumber : reuters.com, investing.com


Informasi Lainnya

Peringatan! terhadap segala bentuk sesuatu yang mengatas namakan PT. First State Futures !. Kami tidak pernah menjanjikan fix income (keuntungan pasti) dalam bentuk apapun serta tidak memiliki layanan titip dana atau sejenisnya, selengkapnya